Jatuh di Got

30 Desember 2012 pukul 09:44 | Ditulis dalam Anekdot | Tinggalkan komentar

Seorang imam tua, yang sudah 40 tahun bertugas di sebuah paroki, sangat kecewa. Ia bahkan sempat merasa harus meninggalkan imamatnya, padahal sudah pesta emas imamat.

Masalahnya selama 40 tahun itu, setiap ada pengakuan dosa, dosa yg paling banyak didengarnya dari umatnya adalah dosa “selingkuh.”

Ia merasa gagal membina moral umat di paroki itu selama 40 thn.

Umatnya merasa kasihan juga dengan pastor tua itu. Mereka semua akhirnya sepakat, supaya kalo mengaku dosa, kata selingkuh diganti dengan istilah “jatuh di got”.

Setiap kali mereka mengaku dosa mereka berkata; Bapa saya telah jatuh di got minggu ini 3x. begitu seterusnya, hampir semua umat mengatakan dosanya, “jatuh di got.”

Pastur itu merasa heran. Ia akhirnya memanggil kepala desa di paroki
tersebut dan berkata: pak kepala desa; kemana saja kau gunakan uang negara, jalan di desa ini tidak kau buat baik, semua umat mengaku jatuh di got?”

Si kepala desa yang tahu maksud istilah itu tertawa, terpingkal2.

Pastur itu marah: ‘kamu tertawa??? istrimu saja seminggu ini juga ngaku dosa, sampai 3 kali jatuh di got!!!

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: